RSS

Sebuah Cerpen Tanpa Judul

Aku adalah seorang anak yang tak menarik, tak ada keistimewaan dalam diriku. Aku hanya seorang siswi SMA biasa yang tak tahu apa-apa. Namaku Lesy Umurku 17 tahun dan aku tinggal bersama keluargaku dengan bahagia. Dua tahun yang lalu tanpa sengaja aku kenal dengan seorang cowok yang namanya George. Orangnya tidak begitu baik, tidak begitu ramah dengan orang-orang disekitarnya. Bahkan saat bertemu denga diriku dia cuek saja. Aku mengira dia gangguan jiwa karena sifatnya yang benar-benar dingin. Tapi dugaanku hanya bertahan beberapa hari setelah aku pertama mengenalnya. Tanpa sengaja aku melihat dengan kepalaku sendiri dia akrab bahkan senyum-senyum saat menerima sebuah telepon. Ini merupakan saat aku pertama melihatnya tersenyum. Benar-benar tampan. Mungkin ini namanya cinta pada pandangan pertama. Tanpa aku duga ada rasa ini pada diriku. Diam-diam aku selalu memperhatikan segala tingkah lakunya. Aku yakin dia juga merasakan apa yang aku rasakan. Walaupun dengan gengsiku aku selalu nampak merendahkan dirinya dan terkadang aku sengaja membuatnya jengkel.
Hingga tanpa aku sadari dia semakin lama semakin dekat dengan diriku. Aku hanya mencoba untuk menjauh sejauh-jauhnya dari dirimu karena aku malu dan menahan segala perasaanku untuk dirinya. Aku bingung dan benar-benar merasa bingung. Tiap dia mendekat aku lari dan bukannya menjauh dia malah lari mengejarku. WoW benar-benar wow. Sudah cukup 1 minggu aku terus menghindari dirinya dan aku sudah merasa lelah dan penat akan kehadirannya. Hingga suatu pagi ia datang ke rumahku. Tanpa basa-basi lagi langsung kuusir dirinya dan ia pun segera menjauh. Setelah ia pergi aku melihat disekelilingku. Ternyata taman di depan rumahku telah dihiasi oleh berbagai macam bunga yang indah dan ditengahnya terdapat coklat berbentuk namaku. Aku bertanya-tanya siapa yangt melakukan ini. Aku segera kembali ke kamar dan mengambil HP. Aku mendapat pesan baru dari no yang belum aku kenal. Dan aku segera membacanya. Isinya "Buka Tas Mu". Aku segera membuka tasku dan taukah engkau apa isiny?? Isinya adalah sebuah tulisan yang lecek dan terpotongt-potong. Untuk bisa membacanya aku harus menyatukan bagian-bagian itu..... TO BE CONTINUED

Anjing Unik Lucu "Selem Putih"

Berawal dari sebuah ketidaksengajaan, keluargaku menemukan seekor anjing yang berwarna putih. tanpa pikir panjang langsung saja diberi nama "Putih".
Berselang beberapa saat, keluargaku lagi mendapatkan sebuah bingkisan kecil dari tetanggaku.. Pertama dilihat jenengnya kayak ulat gaeng.. ternyata itu anjing kecil yang lucu. Pertama aku kira mereka akan bertengkar karena mereka bukan saudara kandung. Oh ya, anjing kecil itu diberi nama "Selem" biar sesuai dengan warna bulunya yang hitam plus kyak ulat gaeng.
Setelah beberapa bulan mereka bersama hingga saat ini. Keadaan mereka baik-baik saja.. Tanpa sengaja aku memotret kegiatan mereka.. Cekidooot
                                                                  saling mendekat









                                                                        istirahat

Walaupun bukan saudara kandung, kedua anjingku bisa akur dan selalu bersama-sama. Ini merupakan suatu contoh yang baik bagi kita semua.. Marilah saling menyanyangi dan berusaha agar tidak terjadi perselisihan yang menyebabkan perpecahan. :D

Tari Oleg Tamulilingan

Oleg dapat berarti gerakan yang lemah gemulai, sedangkan tambulilingan berarti kumbang pengisap madu bunga. Tari Oleg Tambulilingan melukiskan gerak-gerik seekor kumbang, yang sedang bermain-main dan bermesra-mesraan dengan sekuntum bunga di sebuah taman. Tarian ini sangat indah.
Tari Oleg Tambulilingan, yang semula dinamakan Tambulilingan Mangisep Sari, merupakan ciptaan I Ketut Mario dari Tabanan pada tahun 1952 atas permintaan John Coast (dari Amerika).
Dari buku-buku laporan peneliti asing yang menetap di Bali pada tahun 1920-an dan 1930-an, Coast akhirnya mengetahui tentang penari terkenal I Mario dan muridnya I Sampih dari Peliatan, Ubud. Coast bersahabat baik dengan pemain kendang dan Ketua Sekaa Gong Peliatan Anak Agung Gde Mandera, sehingga melalui Mandera, I Mario akhirnya bisa ditemukannya. Mandera mengutus I Sampih mencari I Mario ke Banjar Lebah, Tabanan. Awalnya I Mario menolak bergabung kembali ke Sekaa Gong Peliatan karena merasa tua dan sakit-sakitan. Saat itu umur Mario diperkirakan lebih dari 50 tahun. Namun, atas desakan bertubi-tubi dari I Sampih, penggemar sabungan ayam itu akhirnya mau ke Peliatan.
I Mario bersama Anak Agung Gde Mandera menciptakan tari baru untuk melengkapi repertori gong Peliatan yang saat itu hanya memiliki tari Janger dan Legong Keraton. Coast menawarkan I Mario menciptakan tari baru dengan menggunakan penari Legong Keraton, Ni Gusti Ayu Raka Rasmin, dan penari Kebyar Duduk, I Sampih. Maestro yang lahir di Belaluan, Denpasar, pada 1899 ini menyanggupinya, namun dalam waktu cukup lama ia merenung dan tak memiliki gagasan untuk menciptakan tari yang dimaksud Coast.
John Coast merangsang I Mario dengan memperlihatkan buku-buku tari klasik Ballet yang dilengkapi foto-foto tari duet Sleeping Beauty, kisah tentang percintaan Putri Aurora dengan kekasihnya Pangeran Charming. Imajinasi Mario pun bangkit. Dari foto-foto itu ia mendapat inspirasi untuk menciptakan tari Oleg Tambulilingan. Ia langsung mengajar I Sampih tabuh lagu-lagu sederhana agar bisa memulai latihan dengan Ni Gusti Ayu Raka Rasmin. Sesudah batang-tubuh tari terwujud secara kasar, giliran Sekaa Gong Peliatan diajarkan tabuh lagu. Lagu yang diajarkan sebuah lagu kebyar untuk tari laki-laki. Dari kisah itu akhirnya terciptalah tari duet yang hingga kini monumental. Tari ini dipentaskan pertama kali akhir Juli 1951 di Peliatan, Ubud, ketika John Coast dan Sekaa Gong Peliatan menjamu sekitar 120 anggota Delegasi United Nations Organitation (PBB) usai mengadakan konferensi di Bali Hotel Denpasar.

Tari Sekar Jagat

Tari Sekar Jagat ini biasanya ditarikan oleh para wanita. Berasal dari kata "Sekar" berarti bunga yang harum dan "Jagat" adalah dunia sehingga tari ini berarti tarian bunga di taman yang harum di seluruh dunia.
Tari ini menggambarkan damainya dunia dengan semerbak kembang - kembang bunga yang menghiasinyaTarian ini diciptakan oleh N.L.N. Swasthi Wijaya Bandem (yang juga sebagai penata busananya) pada tahun 1993 dalam rangka pembukaan Pameran Wastra Bali di Jakarta. Penata iringannya adalah I Nyoman Windha. Tarian ini diilhami oleh tarian upacara, Rejang dan Pendet dari daerah Asak (Karangasem). (Wayan Dibia 1999 : 49).

Tarian ini merupakan garapan kelompok yang ditarikan sejumlah penari putri (biasanya antara 5 sampai 7 orang) yang masing-masing membawa sebuah canangsari. Tarian penyambutan ini menggambarkan kegembiraan para penari dalam menyambut para tamu yang hadir. Kegembiraan ini diungkapkan melalui keindahan gerak.

Tari Pendet


Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadat umat Hindu di Bali. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi "ucapan selamat datang", meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius. Pencipta/koreografer bentuk modern tari ini adalah I Wayan Rindi . I Wayan Rindi merupakan maestro tari yang dikenal luas sebagai penggubah tari pendet sakral yang bisa di pentaskan di pura setiap upacara keagamaan.
Tari pendet juga bisa berfungsi sebagai tari penyambutan. Wayan Rindi adalah penekun seni tari yang dikenal karena kemampuannya menggubah tari dan melestarikan seni melalui pembelajaran pada generasi penerusnya. Rindi menciptakan tari pendet ini sekitar tahun 1950. Meski dimodifikasi, namun semua busana dan unsur gerakan tarinya tetap mengacu pada pakem seni Bali yang dikenal khas dan dinamis. Tari pendet biasanya ditampilkan di depan pura setelah penampilan tari Rejang. Dalam membawakan tari Pendet biasanya penari menghadap ke arah suci (pelinggih).Tari pendet biasanya dibawakan secar berpasangan ataupun berkelompok. Meskipun tari pendet merupakan tarian upacara yang sakral.Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Tidak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan intensif, Pendet dapat ditarikan oleh semua orang, pemangku pria dan wanita, dewasa maupun gadis.

SOAL OLIMPIADE KEBUMIAN TINGKAT PROPINSI



SOAL SELEKSI TINGKAT PROPINSI OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2010 BIDANG ILMU KEBUMIAN

Funny Dogs

Bahagia juga punya binatang peliharaan yang lucu n bsa diajak ngobrol...... :P
Sesungguhnya bingung buat tugas jadi inget kedua anjing kesayanganku ini <3


SELEM says: "Hello"

SELEM lagi mikir (=

PUTIH says : Adix LEM mana??

SELEM says : Aku disini Kakak UTIH :D

PUTIH says : Hahahahahahhaa Just KIdding