Untuk mengenang dan menyimpan tugasku waktu SMA, aku share saja di blog ini. Semoga bermanfaat :)
Uji Makanan
A. Tujuan : menguji kandungan nutrisi pada makanan
B. Alat
Dan Bahan :
-
Rak Tabung Reaksi
-
Pembakar Spiritus
-
Penjepit Tabung
-
Alu dan Lumpang
-
Tabung reaksi 20 buah
-
Cawan Petri
-
Makanan (roti, nasi, tepung terigu,
ikan, telur, minyak sayur, sirup)
-
Larutan Benedict
-
Larutan Biuret
-
Air
-
Kertas Koran/Kertas Sampul
-
Lugol
-
Fehling A
-
Fehling B
C. Langkah
kerja
I. Uji
Amilum
-
Siapkan alat dan bahan yang akan
digunakan
-
Ambilah bahan makanan (roti, nasi,
kanji)
-
Lumatkan menggunakan penumbuk sambil
ditetesi air dengan pipet hingga tampak halus
-
Catat warna mula – mula lalu tuangkan
dalam tabung reaksi, kemudian teteskan larutan lugol, larutan akan berwarna
biru sampai hitam jika bahan makanan mengandung amilum.
II. Uji
Glukosa
-
Siapkan alat dan bahan yang akan
digunakan
-
Ambilah bahan makanan (susu, sirup)
tetesi air kemudian tuangkan ke dalam tabung reaksi
-
Tetesi dengan larutan benedict 3 atau 4
tetes atau larutan fehling A dan fehling B dengan tetesan yang sama ratakan dan
catat warnanya.
-
Kemudian panaskan di pembakar spiritus
dan amati warnanya, warna biru akan berubah menjadi warna oranye jika bahan
makanan mengandung gula.
III. Uji
Protein
-
Siapkan alat dan bahan yang akan
digunakan
-
Lumatkan bahan makanan padat (putih
telur, tahu dan tempe) yang akan diuji dengan cara ditumbuk dengan lumpang
sambil sedikit demi sedikit ditambah air. Bila wujud cair (susu) tetesi air
tuangkan dalam tabung reaksi
-
Tuangkan bahan makanan tersebut ke dalam
tabung reaksi lalu catat warna mula - mula kemudian tetesilah dengan 4 tetes reagen
biuret ratakan dan amati perubahan warnanya.
-
Warna makanan akan menjadi ungu jika
mengandung protein.
IV. Uji
Lemak
-
Siapkan alat dan bahan yang akan
digunakan
-
Ambilah bahan makanan (susu, kuning
telur, dan minyak)
-
Goreskan pada kertas buram
-
Lihatlah dibawah cahaya jika terdapat
bercak transparan berarti bahan makanan tersebut mengandung lemak.